7 Cara Mengembalikan File yang Terhapus di Komputer!

Cara Mengembalikan File yang Terhapus di Komputer – Pernahkah Anda merasa frustasi saat menemukan file yang terhapus dari komputer Anda? Jangan khawatir, Anda tidak sendirian. Sebagian besar orang mengalami masalah yang sama. Bahkan, mungkin Anda telah kehilangan file yang sangat penting dan tidak tahu bagaimana cara mengembalikannya.

Namun, jangan khawatir lagi, sebab terdapat beberapa cara mengembalikan file yang terhapus di komputer dan tentunya bisa dilakukan dengan mudah. Sangat penting bagi Anda untuk memahami bahwa ketika file dihapus dari komputer Anda, sebenarnya file tersebut tidak sepenuhnya hilang dari sistem.

Dimana file tersebut hanya menjadi tidak terlihat lagi oleh sistem operasi. Hal ini terjadi karena ketika file dihapus, Sistem Operasi menghapus file master tapi meninggalkan data file di tempat sampah dalam hard drive. Oleh karena itu, dengan menggunakan cara mengembalikan file yang terhapus di komputer secara tepat, Anda masih dapat mengembalikan file tersebut.

Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa cara mengembalikan file yang terhapus di komputer Anda. Teknik ini beragam, sehingga Anda dapat memilih yang paling tepat untuk situasi Anda. Simak terus artikel ini dan kamu akan mengetahui cara mengembalikan file yang terhapus dengan mudah.

Cara Mengembalikan File yang Terhapus di Komputer

Tata Cara Mengembalikan File yang Terhapus di Komputer

Sudah menjadi kejadian umum ketika kita secara tidak sengaja menghapus file penting dari komputer. Namun, jangan panik karena masih ada cara untuk mengembalikan file yang terhapus di komputer. Berikut adalah langkah-langkah sederhana yang dapat Anda ikuti:

Cek Recycle Bin atau Tempat Sampah

Cara mengembalikan file yang terhapus di komputer pertama yaitu memastikan bahwa file yang Anda hapus benar-benar tidak terdapat di Recycle Bin atau Tempat Sampah. Klik dua kali pada ikon Recycle Bin atau Tempat Sampah yang terletak pada desktop Anda.

Jika file yang Anda cari masih ada di dalam Recycle Bin atau Tempat Sampah, klik kanan pada file tersebut dan pilih opsi “Restore” atau “Kembalikan” untuk mengembalikan file tersebut ke lokasi semula. Namun, jika file tidak ada di dalam Recycle Bin atau Tempat Sampah, ikuti langkah-langkah selanjutnya.

Gunakan Command Prompt

Anda dapat menggunakan Command Prompt untuk mengembalikan file yang terhapus dari komputer. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Ketik “cmd” pada kolom pencarian pada menu Start atau klik tombol Windows + R, kemudian ketik “cmd” dan tekan Enter.
  2. Pada Command Prompt, ketik “cd /” dan tekan Enter. Perintah ini akan mengarahkan Anda ke direktori root dari sistem komputer.
  3. Selanjutnya, ketik “dir” dan tekan Enter untuk menampilkan daftar file di direktori root.
  4. Anda akan melihat daftar file yang cukup panjang. Namun, Anda dapat mencari file yang terhapus dengan mengetikkan perintah “dir *namafile* /s” dan tekan Enter. Ganti *namafile* dengan nama file yang ingin Anda temukan.
  5. Jika file yang ingin Anda kembalikan ditemukan, ketik perintah “attrib -h -r -s /s /d *namafile*” dan tekan Enter. Hal ini akan mengembalikan atribut file korup dan memungkinkan Anda untuk mengakses file tersebut.
  6. Terakhir, buka folder di mana file tersebut dengan cara klik kanan pada file dan pilih “Restore” atau “Kembalikan”.

Dengan menggunakan Command Prompt, Anda mungkin dapat mengembalikan file yang terhapus dari komputer dengan mudah. Namun, jika file yang hilang cukup penting dan Anda tidak bisa menemukannya melalui Recycle Bin atau Command Prompt, Anda mungkin harus menggunakan software untuk mengembalikan file yang terhapus dari komputer.

Menggunakan Program atau Software

Ada beberapa program atau software yang dapat membantu Anda mengembalikan file yang terhapus dari komputer. Namun, pastikan Anda mengunduh software dari sumber yang terpercaya dan tidak mencurigakan untuk menghindari file malware atau virus. Berikut adalah beberapa contoh software:

  1. TestDisk – program open source untuk memulihkan file dan memperbaiki kerusakan dari sektor boot.
  2. Stellar Phoenix Windows Data Recovery – software komersial dengan kemampuan pemulihan file yang kuat untuk berbagai jenis file seperti dokumen, gambar, video, audio, dan arsip.
  3. Wise Data Recovery – software gratis untuk mencari dan mengembalikan file yang hilang dari hard drive, kartu memori, dan perangkat penyimpanan lainnya.
  4. Recuva – software gratis yang efektif dalam mengembalikan file yang hilang. Program ini dapat mengembalikan gambar, dokumen, video, dan berbagai jenis file dari hard drive, CD / DVD, dan kartu memori.

Jangan lupa untuk membuat cadangan data secara teratur untuk menghindari kehilangan data. Anda dapat menggunakan layanan penyimpanan awan online seperti Google Drive atau Dropbox atau menggunakan media penyimpanan eksternal seperti flash drive atau hard drive eksternal sebagai cadangan data.

Cara Mencegah File Tidak Sengaja Terhapus di Komputer

Cara Mencegah File Tidak Sengaja Terhapus di Komputer

Setelah memahami beberapa cara mengembalikan file yang terhapus di komputer, maka selanjutnya tinggal mencari tahu bagaimana cara untuk mencegah hal tersebut terulang kembali. Agar lebih jelasnya, berikut adalah beberapa cara mencegah file terhapus secara tidak sengaja di komputer.

Buatlah Backup File yang Rutin

Mungkin terdengar klise, tetapi backup file secara rutin dapat menjadi penyelamat Anda jika suatu hari nanti file yang penting tiba-tiba hilang. Anda bisa melakukan backup file dengan menyimpannya di hard drive eksternal, cloud storage, atau media penyimpanan lainnya. Jangan lupa untuk memberikan nama file yang jelas dan tempatkan di direktori yang mudah diakses.

Gunakan Software Penjaga Folder

Anda dapat menggunakan software penjaga folder yang dapat membantu Anda melindungi file dari kesalahan delet. Beberapa software tersebut antara lain Watch 4 Folder, Folder Watch, dan lainnya. Software tersebut akan memberikan peringatan sebelum Anda menghapus, mengubah, atau memindahkan file.

Hati-Hati Saat Menggunakan Antivirus

Antivirus memiliki peran yang penting dalam menjaga keamanan komputer Anda, namun seringkali antivirus dapat menganggap file Anda sebagai virus dan terpaksa menghapusnya. Namun, Anda tidak perlu khawatir, Anda dapat mengecualikan file tersebut dari daftar yang akan di-scan atau Anda bisa menjalankan antivirus hanya di mode manual dan memeriksa setiap file yang akan dihapus.

Jangan lupa untuk selalu melakukan update antivirus Anda dan pastikan bahwa antivirus tersebut memberikan fitur untuk memulihkan file yang terhapus. Tetap jaga mata Anda terhadap peringatan virus palsu karena banyak virus yang memanfaatkan ketakutan Anda terhadap virus dan meminta Anda untuk mengklik tombol yang dapat menghapus file penting Anda.

Gunakan Recycle Bin dengan Bijak

Tidak semua file yang masuk ke dalam recycle bin benar-benar akan terhapus, tetapi Anda harus tetap bijak dalam penggunaannya. Jangan membiarkan file Anda menumpuk di recycle bin terlalu lama karena semakin lama file tersebut berada di recycle bin, semakin besar kemungkinan file tersebut akan terhapus.

Jangan lupa untuk mengosongkan recycle bin secara berkala dan hindari menyimpan file yang penting di dalam recycle bin atau folder temporary. Pastikan bahwa Anda selalu memeriksa apakah file yang ingin Anda hapus benar-benar tidak diperlukan lagi sebelum menghapusnya.

Hati-Hati Saat Menghapus File Menggunakan Keyboard Shortcut

Saat bekerja di komputer, kita sering menggunakan keyboard shortcut untuk menghemat waktu. Namun, keyboard shortcut juga dapat membuat kita sering salah dalam melakukan aksi. Salah satu keyboard shortcut yang sering menyebabkan file terhapus secara tidak sengaja adalah command+delete di Mac dan shift+delete di Windows.

Jika Anda ingin menghapus file menggunakan keyboard shortcut, pastikan Anda telah melakukan backup file terlebih dahulu dan pastikan bahwa Anda mengecek kembali apakah file tersebut benar-benar tidak diperlukan lagi.

Cek Terlebih Dahulu Sebelum Mematikan Komputer

Pada saat Anda akan mematikan komputer, pastikan bahwa tidak ada aplikasi yang sedang berjalan dan file yang belum disimpan dengan benar. Mematikan komputer secara paksa saat beberapa aplikasi masih berjalan dapat menyebabkan file rusak dan sulit untuk dipulihkan kembali.

Jangan biarkan kesibukan membuat Anda menjadi lupa bahwa ada file yang masih digunakan atau belum disimpan. Cek kembali setiap aplikasi dan pastikan Anda sudah menyimpannya dengan benar sebelum mematikan komputer.

Kapan Harus Meminta Bantuan untuk Mengembalikan File?

Ketika file yang penting terhapus dari komputer, langkah pertama yang diambil oleh kebanyakan orang adalah mencoba untuk mengembalikannya sendiri menggunakan perangkat lunak pemulihan data yang tersedia di internet. Namun, dalam beberapa kasus, pengguna mungkin tidak dapat bisa melakukan cara mengembalikan file yang terhapus di komputer tersebut dengan sendirinya dan memerlukan bantuan ahli pemulihan data. Berikut adalah beberapa kasus yang memerlukan bantuan ahli pemulihan data:

File Terhapus Secara Tidak Sengaja dari Sistem Operasi

Penting untuk memahami bahwa ketika file dihapus dari sistem operasi Windows, Linux, atau macOS, mereka tidak benar-benar hilang dari komputer. Namun, mereka hanya dihapus dari direktori file. Jika data tidak ditimpa dengan data baru, maka data tersebut masih berada di hard drive.

Namun, jika Anda menginstall perangkat lunak pemulihan data yang salah atau menggunakan metode yang salah untuk mencari data. Hal itu dapat merusak file dan membuatnya tidak dapat dipulihkan. Oleh karena itu, ketika file yang terhapus secara tidak sengaja, sebaiknya tidak coba-coba untuk memulihkannya sendiri, melainkan segera meminta bantuan ahli pemulihan data.

File Hilang Karena Rusaknya Hard Drive atau Sistem

Jika hard drive atau sistem mengalami kerusakan teknis, data yang terdapat pada hard drive akan hilang atau bahkan rusak. Jika hal ini terjadi, ada kemungkinan besar bahwa pemulihan data perangkat lunak biasa tidak akan berhasil memulihkan data yang hilang atau rusak, dan ahli pemulihan data profesional diperlukan untuk melakukannya.

File yang Dihapus Melalui Malware, Virus atau Serangan Siber

Ketika komputer terinfeksi oleh malware atau virus, file malah bisa dihapus dari sistem komputer dan dipindahkan ke tempat lain atau bahkan dihapus permanen. Dalam kasus seperti ini, sangat sulit untuk mengembalikannya kembali. Oleh karena itu, sebaiknya hubungi ahli pemulihan data untuk mengembalikannya.

Pentingnya Data yang Hilang

Jika file yang dihapus sangat penting, seperti dokumen keuangan atau proyek kantor besar, sangat disarankan untuk segera meminta bantuan ahli pemulihan data. Kemungkinan besar, mereka akan mampu mengembalikan data Anda dengan cepat dan aman daripada mencoba memulihkannya sendiri melalui perangkat lunak.

Kesimpulan

Dalam artikel yang sudah dijelaskan www.datahub.id di atas, kita telah membahas tentang cara mengembalikan file yang terhapus di komputer. Terdapat beberapa metode yang bisa dipakai, di antaranya dengan menggunakan software khusus atau melalui fitur Windows bawaan seperti Recycle Bin atau File History. Namun, kita juga perlu mengingat bahwa setiap kasus kehilangan file memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda dan tidak semua file bisa dipulihkan sepenuhnya.

Oleh karena itu, sebaiknya kita selalu berhati-hati dalam menghapus file dan melakukan backup secara teratur guna mencegah kehilangan data yang penting. Selain itu, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan menggunakan layanan cloud atau memanfaatkan software backup untuk menjamin keamanan data kita.

Dengan menggunakan tips dan trik dari artikel ini, kita dapat memaksimalkan kemungkinan untuk mendapatkan kembali file yang terhapus dari perangkat kita. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Anda dalam mengatasi permasalahan kehilangan file di komputer.

Sumber gambar : handyrecovery.com, starzsoft.com

Share this: