Jadwal Besuk RS Sri Torgamba: Aturan dan Ketentuan Selama Pandemi

**Jadwal Besuk RS Sri Torgamba: Waktu Terbaik untuk Mendampingi Orang Tersayang**

Tahukah kamu, RS Sri Torgamba menyediakan jadwal khusus untuk para penjenguk pasien? Ya, dengan jadwal besuk ini, kamu bisa mengatur waktu terbaik untuk mengunjungi dan memberikan dukungan kepada orang terkasih yang sedang dirawat di rumah sakit.

RS Sri Torgamba memahami bahwa kehadiran keluarga dan teman dekat sangat penting bagi kesembuhan pasien. Oleh karena itu, rumah sakit ini menyediakan waktu khusus untuk kunjungan yang nyaman dan tertib. Di jadwal besuk yang telah ditentukan, kamu bisa bertemu dengan orang terkasihmu dengan lebih tenang dan fokus, tanpa harus terburu-buru atau berdesakan dengan pengunjung lainnya.

Selain itu, dengan adanya jadwal besuk, kamu juga bisa mengatur waktu untuk beristirahat dan melakukan kegiatan lainnya. Kamu tidak perlu khawatir harus berada di rumah sakit seharian penuh, karena kamu bisa membagi waktu dengan baik sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Jadi, bagi kamu yang ingin menjenguk orang terkasih di RS Sri Torgamba, pastikan untuk memperhatikan jadwal besuk yang telah ditetapkan. Dengan mengikuti jadwal tersebut, kamu bisa memberikan dukungan terbaik untuk orang terkasihmu sambil menjaga kesehatan dan kenyamanan diri sendiri.

Waktu Besuk RS Sri Torgamba

Waktu Besuk Senin sampai Jumat

Waktu kunjungan pasien di RS Sri Torgamba pada hari Senin sampai Jumat ditetapkan dalam dua sesi, yaitu sesi siang dan sesi sore. Untuk sesi siang, kunjungan dibuka mulai pukul 11.00 hingga 12.00 siang. Sedangkan untuk sesi sore, kunjungan dibuka mulai pukul 17.00 hingga 19.00.

Aturan dan Tata Tertib Besuk

Untuk memastikan kenyamanan pasien dan keluarga, RS Sri Torgamba menetapkan beberapa aturan dan tata tertib yang harus dipatuhi oleh pengunjung, di antaranya:

1. Setiap pengunjung diwajibkan untuk terlebih dahulu mendaftar di loket pendaftaran yang telah disediakan.

2. Setiap pengunjung hanya diperbolehkan untuk menjenguk pasien dengan jumlah maksimal 2 orang.

3. Pengunjung tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman ke dalam ruang perawatan pasien.

4. Pengunjung tidak diperbolehkan menggunakan telepon genggam selama berada di dalam ruang perawatan pasien.

5. Pengunjung tidak diperbolehkan membawa anak-anak berusia di bawah 12 tahun ke dalam ruang perawatan pasien.

6. Pengunjung tidak diperbolehkan menjenguk pasien yang sedang dalam keadaan kritis atau menjalani operasi.

7. Pengunjung tidak diperbolehkan berbicara keras atau membuat keributan selama berada di dalam ruang perawatan pasien.

8. Pengunjung tidak diperbolehkan membawa serta barang-barang berharga ke dalam ruang perawatan pasien.

Pengecualian Waktu Besuk

Dalam kondisi tertentu, RS Sri Torgamba dapat memberikan pengecualian waktu besuk bagi pengunjung yang memiliki alasan khusus, seperti:

1. Keluarga pasien yang sedang dalam keadaan kritis atau menjalani operasi.

2. Keluarga pasien yang datang dari luar kota atau luar negeri.

3. Keluarga pasien yang memiliki kondisi khusus lainnya.

Untuk mendapatkan pengecualian waktu besuk, pengunjung harus mengajukan permohonan kepada petugas di loket pendaftaran. Permohonan tersebut akan dipertimbangkan oleh pihak RS Sri Torgamba dan akan diberikan izin jika memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Waktu Besuk Sabtu, Minggu, dan Hari Libur

Khusus pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, tidak ada jadwal besuk yang ditetapkan oleh RS Sri Torgamba. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi pasien untuk beristirahat dengan baik dan memulihkan kesehatannya tanpa gangguan. Selain itu, kebijakan ini juga memberikan privasi yang lebih baik bagi pasien dan keluarga mereka.

Alasan Tidak Ada Besuk pada Hari Libur

Keputusan untuk tidak mengadakan besuk pada hari libur diambil dengan mempertimbangkan beberapa alasan. Pertama, pada hari libur, jumlah pengunjung rumah sakit cenderung lebih banyak dibandingkan dengan hari kerja. Hal ini dapat menyebabkan kepadatan dan ketidaknyamanan bagi pasien dan keluarga mereka. Kedua, pada hari libur, jumlah tenaga kesehatan yang bertugas juga cenderung lebih sedikit dibandingkan dengan hari kerja. Hal ini dapat menyebabkan keterlambatan atau bahkan penundaan dalam pemberian layanan kesehatan.

Alternatif untuk Besuk pada Hari Libur

Jika kamu ingin menjenguk kerabat atau teman yang sedang dirawat di RS Sri Torgamba pada hari libur, kamu dapat menggunakan beberapa alternatif berikut:

  • Kamu dapat mengirimkan ucapan atau doa melalui telepon atau pesan singkat.
  • Kamu dapat mengirimkan hadiah atau bingkisan melalui layanan kurir.
  • Kamu dapat menitipkan uang atau barang kepada petugas rumah sakit untuk diberikan kepada pasien.

Dengan menggunakan alternatif tersebut, kamu tetap dapat menunjukkan perhatian dan dukungan kepada kerabat atau teman yang sedang sakit tanpa mengganggu waktu istirahat mereka.

Informasi Tambahan

Untuk informasi lebih lanjut tentang jadwal besuk di RS Sri Torgamba, kamu dapat menghubungi bagian informasi rumah sakit atau mengunjungi situs web resmi rumah sakit.

Aturan Besuk RS Sri Torgamba

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pasien dan pengunjung, RS Sri Torgamba menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah menjenguk, dan menjaga jarak aman dengan pasien dan pengunjung lainnya.

Selain itu, ada beberapa aturan besuk lainnya yang harus dipatuhi pengunjung, di antaranya:

1. Jam Besuk Pasien

Jam besuk pasien di RS Sri Torgamba mengikuti jadwal tertentu. Ada dua sesi besuk, yaitu:

Sesi 1: pukul 11.00 – 12.00 WIB

Sesi 2: pukul 17.00 – 18.00 WIB

Pengunjung hanya diperbolehkan menjenguk pasien pada jam-jam tersebut.

2. Batasan Jumlah Pengunjung

Jumlah pengunjung yang diperbolehkan menjenguk pasien dibatasi. Setiap pasien hanya boleh dijenguk oleh maksimal 2 (dua) orang pengunjung pada satu sesi besuk.

3. Ketentuan Bagi Pengunjung Anak-anak

Pengunjung anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diperbolehkan menjenguk pasien. Hal ini untuk mencegah penyebaran infeksi dan menjaga keamanan anak-anak.

Jika kamu harus membawa anak kecil saat menjenguk pasien, kamu harus meminta izin terlebih dahulu kepada petugas rumah sakit. Petugas akan mempertimbangkan kondisi pasien dan situasi saat itu sebelum memberikan izin.

Jika diizinkan, anak-anak harus selalu dalam pengawasan orang tua atau wali selama berada di rumah sakit. Anak-anak juga harus mengikuti semua protokol kesehatan yang berlaku, seperti memakai masker dan menjaga jarak aman.

4. Larangan Membawa Makanan dan Minuman

Pengunjung tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman ke dalam ruang perawatan pasien. Makanan dan minuman hanya diperbolehkan untuk pasien saja.

Jika kamu ingin memberikan makanan atau minuman kepada pasien, kamu harus meminta izin terlebih dahulu kepada petugas rumah sakit. Petugas akan mempertimbangkan kondisi pasien dan situasi saat itu sebelum memberikan izin.

Jika diizinkan, makanan dan minuman yang diberikan harus sesuai dengan diet pasien. Makanan dan minuman juga harus dalam keadaan bersih dan higienis.

5. Protokol Kesehatan Lain

Selain aturan-aturan yang disebutkan di atas, RS Sri Torgamba juga menerapkan beberapa protokol kesehatan lain untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pasien dan pengunjung, di antaranya:

  • Pengunjung wajib memakai masker selama berada di rumah sakit.
  • Pengunjung wajib mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah menjenguk pasien.
  • Pengunjung wajib menjaga jarak aman minimal 1 meter dengan pasien dan pengunjung lainnya.
  • Pengunjung tidak diperbolehkan menyentuh pasien atau peralatan medis tanpa izin dari petugas rumah sakit.
  • Pengunjung tidak diperbolehkan merokok di dalam rumah sakit.

Jumlah Pengunjung yang Diperbolehkan

2 Orang Pengunjung per Pasien

Memahami sepenuhnya bahwa dukungan dari orang terdekat memegang peranan penting dalam proses penyembuhan pasien, RS Sri Torgamba telah memberlakukan kebijakan untuk membatasi jumlah pengunjung yang diperbolehkan mengunjungi pasien selama jam besuk. Setiap pasien diizinkan untuk menerima kunjungan maksimal 2 (dua) orang pengunjung dalam satu waktu. Kebijakan ini diberlakukan dengan mempertimbangkan beberapa alasan, yaitu:

1. Risiko Penularan Penyakit: Dengan membatasi jumlah pengunjung maka secara tidak langsung mengurangi risiko penularan penyakit menular di area rumah sakit. Ini menjadi sangat penting, terutama bagi pasien yang memiliki imunitas yang lemah atau sedang menjalani perawatan khusus.

2. Kenyamanan Pasien: Jumlah pengunjung yang banyak dapat membuat pasien merasa tidak nyaman. Terlebih lagi jika pasien sedang dalam kondisi yang membutuhkan ketenangan dan istirahat yang cukup untuk mendukung proses pemulihan.

3. Efektivitas Perawatan: Jumlah pengunjung yang berlebihan dapat mengganggu aktivitas medis dan perawatan yang sedang dijalani oleh pasien. Dokter dan perawat mungkin kesulitan untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan dengan baik apabila terdapat terlalu banyak pengunjung di dalam ruangan pasien.

4. Pencegahan Kemacetan: Jumlah pengunjung yang banyak dapat menyebabkan kemacetan dan kepadatan di area rumah sakit. Ini tentu saja akan mengganggu kelancaran lalu lintas dan juga dapat membahayakan keselamatan pasien dan pengunjung lainnya.

Aturan Tambahan untuk Pengunjung

Selain membatasi jumlah pengunjung, RS Sri Torgamba juga menetapkan beberapa aturan tambahan yang harus dipatuhi oleh pengunjung selama jam besuk, meliputi:

a. Pengunjung wajib menggunakan masker selama berada di area rumah sakit, termasuk saat berada di dalam kamar pasien. Masker harus menutupi hidung dan mulut dengan sempurna.

b. Pengunjung tidak diperbolehkan membawa makanan atau minuman dari luar ke dalam kamar pasien. Makanan dan minuman yang disediakan oleh rumah sakit harus dikonsumsi di area khusus yang disediakan.

c. Pengunjung tidak diperbolehkan menggunakan ponsel atau perangkat elektronik lainnya di dalam kamar pasien. Ponsel dan perangkat elektronik dapat mengganggu peralatan medis dan mengganggu kenyamanan pasien.

d. Pengunjung tidak diperbolehkan membawa barang-barang berharga atau uang dalam jumlah besar ke dalam kamar pasien. Rumah sakit tidak bertanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan barang-barang berharga milik pengunjung.

e. Pengunjung tidak diperbolehkan membawa anak-anak berusia di bawah 12 tahun ke dalam kamar pasien. Anak-anak dapat mengganggu kenyamanan pasien dan juga berisiko tertular penyakit.

f. Pengunjung tidak diperbolehkan menginap di dalam kamar pasien. Pengunjung harus meninggalkan kamar pasien sebelum pukul 22.00 WIB.

g. Pengunjung harus mematuhi instruksi petugas rumah sakit selama berada di area rumah sakit dan menaati aturan yang berlaku. Jika pengunjung tidak mematuhi aturan yang berlaku maka pihak rumah sakit berhak untuk mengeluarkan pengunjung dari area rumah sakit.

Larangan Selama Menjenguk Pasien

Menjenguk pasien di Rumah Sakit (RS) Sri Torgamba memiliki beberapa peraturan dan larangan yang perlu kamu patuhi. Tujuannya adalah untuk menjaga kenyamanan dan keamanan pasien serta lingkungan rumah sakit. Salah satu larangan penting yang harus kamu ketahui adalah larangan membawa makanan dan minuman tertentu.

Dilarang Membawa Makanan dan Minuman Tertentu

Saat menjenguk pasien di RS Sri Torgamba, kamu dilarang membawa makanan dan minuman yang berbau menyengat, mengandung alkohol, minuman bersoda, atau makanan mengandung kafein. Makanan dan minuman ini dapat mengganggu kesehatan pasien dan mengganggu lingkungan rumah sakit.

Makanan dan minuman yang berbau menyengat dapat mengganggu pernapasan pasien. Apalagi, jika pasien memiliki alergi terhadap bau tertentu, ini dapat memperburuk kondisinya. Contoh makanan berbau menyengat yang tidak boleh kamu bawa, antara lain durian, jengkol, dan petai.

Makanan dan minuman yang mengandung alkohol dapat memengaruhi pengobatan pasien. Alkohol dapat berinteraksi dengan obat-obatan yang sedang dikonsumsi pasien dan menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan. Selain itu, alkohol dapat memperburuk kondisi pasien yang sedang dalam masa pemulihan.

Minuman bersoda mengandung kadar gula yang tinggi. Gula dalam minuman bersoda dapat memperburuk kondisi pasien yang sedang menderita diabetes atau penyakit lainnya yang berhubungan dengan kadar gula darah. Selain itu, minuman bersoda juga dapat menyebabkan sakit perut dan diare pada pasien.

Makanan dan minuman yang mengandung kafein dapat menyebabkan insomnia, cemas, dan palpitasi jantung. Kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan dan proses penyembuhan pasien. Contoh makanan dan minuman yang mengandung kafein, antara lain kopi, teh, dan cokelat.

Selain larangan membawa makanan dan minuman tertentu, kamu juga dilarang merokok di dalam area rumah sakit. Merokok dapat mengganggu kesehatan pasien dan pengunjung lainnya. Selain itu, merokok juga dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Dengan mematuhi larangan-larangan selama menjenguk pasien di RS Sri Torgamba, kamu dapat membantu menjaga kenyamanan dan keamanan pasien serta lingkungan rumah sakit.patuhi peraturan dan larangan yang berlaku di RS Sri Torgamba untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan kesehatan pasien.

Kesimpulan

Nah, jadi itulah informasi tentang jadwal besuk di RS Sri Torgamba. Kamu bisa menyesuaikan waktu besuk dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh pihak rumah sakit ya. Jangan lupa untuk membawa kartu identitas dan surat keterangan dokter ketika kamu hendak membesuk pasien. Kalau kamu punya pertanyaan lain, kamu bisa langsung menghubungi pihak rumah sakit untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Share this: