Kode Mesin RX Spesial, Apa Saja Perbedaan dan Fungsinya?

Motor RX Spesial merupakan salah satu motor legendaris yang pernah diproduksi oleh Yamaha. Motor ini merupakan “leluhur” dari RX King, motor yang sangat populer di Indonesia. Namun, meskipun disebut leluhur, RX Spesial memiliki beberapa perbedaan dengan RX King, terutama pada kode mesinnya.

Kode mesin RX Spesial adalah sebuah kombinasi angka dan huruf yang digunakan sebagai identitas pada mesin motor RX Spesial. Kode mesin ini terpasang di bagian blok mesin, yaitu bagian yang berisi silinder, piston, dan komponen lainnya.

Kode mesin ini juga sama dengan nomor rangka, yaitu nomor yang terpasang di bagian rangka motor. Kode mesin ini mengandung informasi penting tentang motor, seperti tahun pembuatan, asal negara, asal pabrik, identitas dealer, dan lain-lain. Kode mesin ini sangat spesifik dan memiliki perbedaan antara satu unit dengan unit lainnya.

Apa saja perbedaan kode mesin RX Spesial dengan RX King? Apa fungsi kode mesin tersebut? Bagaimana cara memilih kode mesin yang sesuai dengan kebutuhan kalian? Simak ulasan lengkap dan menarik tentang kode mesin RX Spesial di artikel ini.

Kode Mesin RX Spesial

RX Spesial adalah motor yang lahir pada tahun 1983 dan berakhir pada tahun 1988. Motor ini merupakan motor yang berstatus CBU, yaitu motor yang diimpor secara utuh dari luar Indonesia, yaitu dari Jepang.

Namun, meskipun berstatus CBU, ada beberapa komponen yang dibuat oleh Yamaha Indonesia, yaitu komponen yang berstatus CKD, yaitu komponen yang diimpor dalam bentuk terpisah dan dirakit di Indonesia. Salah satu komponen yang berstatus CKD adalah blok mesin. Oleh karena itu, ada perbedaan kode mesin antara RX Spesial yang asli Jepang dengan yang buatan Indonesia.

Untuk membedakan kode mesin RX Spesial yang asli Jepang dengan yang buatan Indonesia, kalian bisa melihat kode yang tertera di bagian blok mesin. Berikut adalah perbedaan kode mesin RX Spesial:

  • Kode mesin RX Spesial yang asli Jepang dan Thailand adalah Y-3 4X800 (kadang terbaca 4XB00 dan tanpa awalan Y-3). Kode ini menunjukkan bahwa motor ini diproduksi pada tahun 1983-1988, berasal dari negara Jepang atau Thailand, dan memiliki kubikasi 115 cc.
  • Kode mesin RX Spesial yang buatan Indonesia adalah YP 3HB (YP Series dengan kumpulan huruf dan angka lain). Kode ini menunjukkan bahwa motor ini diproduksi pada tahun 1983-1988, berasal dari negara Indonesia, dan memiliki kubikasi 115 cc.

Fungsi Kode Mesin RX Spesial

Kode mesin RX Spesial memiliki beberapa fungsi, antara lain:

  • Sebagai identitas motor. Kode mesin ini bisa digunakan untuk mengetahui informasi penting tentang motor, seperti tahun pembuatan, asal negara, asal pabrik, identitas dealer, dan lain-lain. Kode mesin ini juga bisa digunakan untuk mengecek keaslian motor, apakah motor tersebut asli Jepang, Thailand, atau Indonesia.
  • Sebagai acuan perawatan motor. Kode mesin ini bisa digunakan untuk mengetahui spesifikasi teknis motor, seperti bore x stroke, kompresi, daya, torsi, karburator, pengapian, dan lain-lain. Kode mesin ini juga bisa digunakan untuk mengetahui jenis dan ukuran onderdil yang cocok untuk motor, seperti busi, oli, rantai, ban, rem, dan lain-lain.
  • Sebagai penentu harga motor. Kode mesin ini bisa digunakan untuk mengetahui nilai jual motor, terutama bagi para kolektor atau pecinta motor klasik. Kode mesin ini bisa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi harga motor, karena kode mesin yang asli Jepang atau Thailand biasanya lebih mahal daripada yang buatan Indonesia, karena dianggap lebih langka, lebih berkualitas, dan lebih awet.

Cara Cek Kode Mesin RX Spesial

Untuk mengecek kode mesin RX Spesial, kalian bisa melakukan beberapa langkah berikut:

  • Lihat bagian blok mesin motor, yaitu bagian yang berisi silinder, piston, dan komponen lainnya. Di bagian ini, kalian akan menemukan kode mesin yang terukir di permukaan blok mesin. Kode mesin ini biasanya terletak di sisi kanan atau kiri blok mesin, tergantung dari model motor.
  • Perhatikan kode mesin yang terukir di blok mesin. Kode mesin ini terdiri dari kombinasi angka dan huruf, misalnya Y-3 4X800 atau YP 3HB. Kode mesin ini mengandung informasi tentang tahun pembuatan, asal negara, asal pabrik, identitas dealer, dan lain-lain.
  • Bandingkan kode mesin yang terukir di blok mesin dengan kode mesin yang tertera di BPKB atau STNK. Kode mesin yang tertera di BPKB atau STNK biasanya sama dengan kode mesin yang terukir di blok mesin, karena kode mesin ini juga merupakan nomor rangka motor. Jika kode mesin yang tertera di BPKB atau STNK berbeda dengan kode mesin yang terukir di blok mesin, maka ada kemungkinan motor tersebut telah dimodifikasi, diganti, atau palsu.
  • Cek kode mesin yang terukir di blok mesin dengan kode mesin yang umum digunakan untuk RX Spesial. Kode mesin yang umum digunakan untuk RX Spesial adalah Y-3 4X800 untuk blok mesin asli Jepang atau Thailand, dan YP 3HB untuk blok mesin buatan Indonesia. Jika kode mesin yang terukir di blok mesin sesuai dengan kode mesin yang umum digunakan untuk RX Spesial, maka motor tersebut asli RX Spesial. Jika kode mesin yang terukir di blok mesin berbeda dengan kode mesin yang umum digunakan untuk RX Spesial, maka motor tersebut bukan asli RX Spesial, melainkan RX King, RXZ, atau RZR.

Kesimpulan

Kode mesin RX Spesial adalah sebuah identitas penting yang menunjukkan informasi tentang motor RX Spesial, seperti tahun pembuatan, asal negara, asal pabrik, identitas dealer, dan lain-lain. Kode mesin RX Spesial juga memiliki perbedaan antara yang asli Jepang atau Thailand dengan yang buatan Indonesia, baik dari segi spesifikasi, kualitas, maupun harga. Kode mesin RX Spesial juga memiliki fungsi sebagai acuan perawatan motor, penentu harga motor, dan penanda keaslian motor.

Share this: