Perbedaan Ukuran Shock 320 dan 340, Apa yang Harus Diketahui

Apakah kalian sedang mencari shock yang cocok untuk motor kalian? Apakah kalian bingung antara memilih shock 320 atau 340? Apakah kalian ingin tahu apa saja perbedaan dan kelebihan masing-masing ukuran shock tersebut?

Jika jawaban kalian adalah ya, maka kalian berada di tempat yang tepat. Dalam artikel ini, saya akan membahas secara lengkap dan mendalam tentang perbedaan ukuran shock 320 dan 340, serta memberikan tips dan rekomendasi untuk kalian yang ingin membeli shock baru.

Shock adalah salah satu komponen penting dalam motor, karena berfungsi untuk menyerap getaran dan goncangan yang ditimbulkan oleh permukaan jalan yang tidak rata. Shock juga berpengaruh terhadap kenyamanan, kestabilan, dan keselamatan berkendara.

Oleh karena itu, memilih shock yang sesuai dengan jenis, ukuran, dan karakteristik motor kalian adalah hal yang sangat penting. Namun, banyak orang yang masih bingung dan ragu dalam memilih ukuran shock yang tepat untuk motor mereka.

Perbedaan Shock 320 dan 340

Apakah ukuran shock mempengaruhi performa dan kenyamanan motor? Apa saja faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih ukuran shock? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari kita simak penjelasan berikut ini.

1. Perbedaan Panjang

Shock 320 dan 340 adalah dua ukuran shock yang paling umum digunakan oleh para pengendara motor di Indonesia. Angka 320 dan 340 menunjukkan panjang shock dari ujung atas hingga ujung bawah dalam satuan milimeter (mm). Jadi, shock 320 memiliki panjang 320 mm, sedangkan shock 340 memiliki panjang 340 mm.

2. Perbedaan Penggunaan

Shock 320 biasanya digunakan untuk motor-motor bebek, skuter, dan sport yang memiliki ukuran ban standar atau sedikit dimodifikasi. Shock 320 cocok untuk kalian yang mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan dalam berkendara, karena dapat menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi jalan. Shock 320 juga dapat meningkatkan akselerasi dan manuverabilitas motor, karena memiliki bobot yang lebih ringan dan sudut kemiringan yang lebih besar.

Shock 340 biasanya digunakan untuk motor-motor sport, adventure, dan touring yang memiliki ukuran ban besar atau sangat dimodifikasi. Shock 340 cocok untuk kalian yang mengutamakan performa dan kestabilan dalam berkendara, karena dapat memberikan dukungan yang lebih kuat dan rigid pada rangka motor. Shock 340 juga dapat meningkatkan kecepatan dan handling motor, karena memiliki ground clearance yang lebih tinggi dan geometri rangka yang lebih optimal.

3. Tinggi Motor

Tinggi motor adalah jarak antara titik tertinggi motor (biasanya jok) dengan permukaan tanah. Tinggi motor dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti ukuran ban, ukuran shock, dan setting preload shock. Secara umum, semakin panjang shock, semakin tinggi motor, dan sebaliknya. Namun, tinggi motor juga dapat disesuaikan dengan mengubah setting preload shock, yaitu tekanan pegas shock yang dapat diatur sesuai dengan berat pengendara dan beban motor.

Shock 320 memiliki kelebihan dalam hal tinggi motor, karena dapat membuat motor lebih rendah dan lebih mudah dikendalikan. Motor yang rendah juga lebih cocok untuk kalian yang memiliki tinggi badan kurang dari 170 cm, karena dapat membuat kalian lebih mudah menapakkan kaki ke tanah saat berhenti. Selain itu, motor yang rendah juga lebih nyaman untuk kalian yang sering berkendara di perkotaan, karena dapat lebih mudah melewati jalanan yang macet dan berlubang.

Shock 340 memiliki kelebihan dalam hal tinggi motor, karena dapat membuat motor lebih tinggi dan lebih gagah. Motor yang tinggi juga lebih cocok untuk kalian yang memiliki tinggi badan lebih dari 170 cm, karena dapat membuat kalian lebih nyaman saat duduk di atas motor. Selain itu, motor yang tinggi juga lebih nyaman untuk kalian yang sering berkendara di luar kota, karena dapat lebih mudah melewati jalanan yang berbukit dan berbatu.

4. Ground Clearance

Ground clearance adalah jarak antara titik terendah motor (biasanya bagian bawah mesin) dengan permukaan tanah. Ground clearance dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti ukuran ban, ukuran shock, dan bentuk rangka motor. Secara umum, semakin panjang shock, semakin tinggi ground clearance, dan sebaliknya. Namun, ground clearance juga dapat disesuaikan dengan mengubah bentuk rangka motor, misalnya dengan memotong atau menambahkan plat besi.

Shock 320 memiliki kekurangan dalam hal ground clearance, karena dapat membuat motor lebih rendah dan lebih mudah tersangkut. Motor yang rendah juga lebih berisiko mengalami kerusakan pada bagian bawah mesin, karena dapat lebih mudah terkena benda-benda tajam atau keras di jalan. Selain itu, motor yang rendah juga lebih sulit untuk melintasi jalanan yang berpolisi tidur, karena dapat lebih mudah terbentur atau tergores.

Shock 340 memiliki kelebihan dalam hal ground clearance, karena dapat membuat motor lebih tinggi dan lebih mudah melintas. Motor yang tinggi juga lebih aman dari kerusakan pada bagian bawah mesin, karena dapat lebih terhindar dari benda-benda tajam atau keras di jalan. Selain itu, motor yang tinggi juga lebih mudah untuk melintasi jalanan yang berpolisi tidur, karena dapat lebih leluasa melompati atau menghindarinya.

5. Sudut Kemiringan

Sudut kemiringan adalah sudut antara sumbu vertikal motor dengan sumbu horizontal tanah saat motor berbelok. Sudut kemiringan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti ukuran ban, ukuran shock, dan geometri rangka motor. Secara umum, semakin panjang shock, semakin kecil sudut kemiringan, dan sebaliknya. Namun, sudut kemiringan juga dapat disesuaikan dengan mengubah geometri rangka motor, misalnya dengan mengubah sudut rake atau trail.

Shock 320 memiliki kelebihan dalam hal sudut kemiringan, karena dapat membuat motor lebih miring dan lebih lincah saat berbelok. Motor yang miring juga lebih cocok untuk kalian yang suka berkendara dengan gaya sporty, karena dapat lebih mudah mengambil tikungan dengan cepat dan tajam. Selain itu, motor yang miring juga lebih menyenangkan untuk kalian yang suka tantangan, karena dapat lebih menambah adrenalin dan sensasi berkendara.

Shock 340 memiliki kekurangan dalam hal sudut kemiringan, karena dapat membuat motor lebih tegak dan lebih kaku saat berbelok. Motor yang tegak juga lebih cocok untuk kalian yang suka berkendara dengan gaya santai, karena dapat lebih mudah mengambil tikungan dengan lambat dan lebar. Selain itu, motor yang tegak juga lebih aman untuk kalian yang suka berhati-hati, karena dapat lebih mengurangi risiko tergelincir atau terjatuh.

6. Geometri Rangka

Geometri rangka adalah bentuk dan ukuran rangka motor yang menentukan karakteristik dan performa motor. Geometri rangka dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti ukuran ban, ukuran shock, sudut rake, trail, wheelbase, dan offset. Secara umum, semakin panjang shock, semakin optimal geometri rangka, dan sebaliknya. Namun, geometri rangka juga dapat disesuaikan dengan mengubah ukuran ban, sudut rake, trail, wheelbase, dan offset.

Shock 320 memiliki kekurangan dalam hal geometri rangka, karena dapat membuat motor lebih pendek dan lebih sempit. Motor yang pendek dan sempit juga lebih cocok untuk kalian yang suka berkendara di jalan yang lurus dan datar, karena dapat lebih mudah mengontrol dan mengendalikan motor. Selain itu, motor yang pendek dan sempit juga lebih cocok untuk kalian yang suka berkendara di jalan yang berkelok dan menanjak, karena dapat lebih mudah mempertahankan dan meningkatkan kecepatan motor. Selain itu, motor yang panjang dan lebar juga lebih nyaman untuk kalian yang suka berkendara bersama pasangan atau teman, karena dapat lebih mudah menampung dan menyeimbangkan beban.

Shock 340 memiliki kelebihan dalam hal geometri rangka, karena dapat membuat motor lebih panjang dan lebih lebar. Motor yang panjang dan lebar juga lebih cocok untuk kalian yang suka berkendara di jalan yang berkelok dan menanjak, karena dapat lebih mudah mempertahankan dan meningkatkan kecepatan motor. Selain itu, motor yang panjang dan lebar juga lebih nyaman untuk kalian yang suka berkendara bersama pasangan atau teman, karena dapat lebih mudah menampung dan menyeimbangkan beban.

Bagaimana Cara Memilih Ukuran Shock yang Tepat?

Setelah mengetahui perbedaan dan kelebihan shock 320 dan 340, kalian mungkin masih bingung dalam memilih ukuran shock yang tepat untuk motor kalian. Untuk itu, saya akan memberikan beberapa tips dan rekomendasi yang dapat kalian pertimbangkan dalam memilih ukuran shock, yaitu:

Sesuaikan dengan Jenis dan Ukuran Motor

Hal pertama yang harus kalian perhatikan adalah jenis dan ukuran motor kalian. Setiap jenis dan ukuran motor memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga membutuhkan ukuran shock yang berbeda pula. Secara umum, kalian dapat mengikuti aturan berikut ini:

  • Jika kalian memiliki motor bebek, skuter, atau sport yang memiliki ukuran ban standar atau sedikit dimodifikasi, kalian dapat memilih shock 320, karena dapat memberikan kenyamanan dan kepraktisan yang cukup.
  • Jika kalian memiliki motor sport, adventure, atau touring yang memiliki ukuran ban besar atau sangat dimodifikasi, kalian dapat memilih shock 340, karena dapat memberikan performa dan kestabilan yang optimal.

Namun, aturan ini tidak bersifat mutlak, karena kalian juga dapat memodifikasi ukuran shock sesuai dengan selera dan gaya berkendara kalian. Misalnya, jika kalian memiliki motor sport yang memiliki ukuran ban standar, tetapi kalian ingin membuat motor kalian lebih tinggi dan gagah, kalian dapat memilih shock 340. Sebaliknya, jika kalian memiliki motor adventure yang memiliki ukuran ban besar, tetapi kalian ingin membuat motor kalian lebih rendah dan lincah, kalian dapat memilih shock 320.

Sesuaikan dengan Tinggi dan Berat Badan

Hal kedua yang harus kalian perhatikan adalah tinggi dan berat badan kalian. Setiap tinggi dan berat badan memiliki pengaruh terhadap keseimbangan dan kenyamanan berkendara, sehingga membutuhkan ukuran shock yang sesuai. Secara umum, kalian dapat mengikuti aturan berikut ini:

  • Jika kalian memiliki tinggi badan kurang dari 170 cm, kalian dapat memilih shock 320, karena dapat membuat kalian lebih mudah menapakkan kaki ke tanah dan mengontrol motor.
  • Jika kalian memiliki tinggi badan lebih dari 170 cm, kalian dapat memilih shock 340, karena dapat membuat kalian lebih nyaman saat duduk di atas motor dan menghindari rasa pegal di kaki.
  • Jika kalian memiliki berat badan kurang dari 70 kg, kalian dapat memilih shock 320, karena dapat memberikan tekanan pegas yang cukup untuk menopang beban kalian dan motor.
  • Jika kalian memiliki berat badan lebih dari 70 kg, kalian dapat memilih shock 340, karena dapat memberikan tekanan pegas yang lebih kuat untuk menopang beban kalian dan motor.

Namun, aturan ini juga tidak bersifat mutlak, karena kalian juga dapat menyesuaikan setting preload shock sesuai dengan tinggi dan berat badan kalian. Misalnya, jika kalian memiliki tinggi badan lebih dari 170 cm, tetapi kalian ingin membuat motor kalian lebih rendah, kalian dapat memilih shock 320 dan mengurangi preload shock. Sebaliknya, jika kalian memiliki berat badan lebih dari 70 kg, tetapi kalian ingin membuat motor kalian lebih tinggi, kalian dapat memilih shock 340 dan menambah preload shock.

Sesuaikan dengan Kondisi dan Tujuan Berkendara

Hal ketiga yang harus kalian perhatikan adalah kondisi dan tujuan berkendara kalian. Setiap kondisi dan tujuan berkendara memiliki tantangan dan kebutuhan yang berbeda, sehingga membutuhkan ukuran shock yang berbeda pula. Secara umum, kalian dapat mengikuti aturan berikut ini:

  • Jika kalian sering berkendara di perkotaan, kalian dapat memilih shock 320, karena dapat memberikan kenyamanan dan kepraktisan yang tinggi saat melewati jalanan yang macet, berlubang, atau berpolisi tidur.
  • Jika kalian sering berkendara di luar kota, kalian dapat memilih shock 340, karena dapat memberikan performa dan kestabilan yang tinggi saat melewati jalanan yang berbukit, berbatu, atau berkelok.
  • Jika kalian suka berkendara dengan gaya sporty, kalian dapat memilih shock 320, karena dapat memberikan akselerasi dan manuverabilitas yang tinggi saat mengambil tikungan dengan cepat dan tajam.
  • Jika kalian suka berkendara dengan gaya santai, kalian dapat memilih shock 340, karena dapat memberikan kecepatan dan handling yang tinggi saat mengambil tikungan dengan lambat dan lebar.

Namun, aturan ini juga tidak bersifat mutlak, karena kalian juga dapat mengganti ukuran shock sesuai dengan kondisi dan tujuan berkendara kalian. Misalnya, jika kalian ingin berkendara di perkotaan dengan gaya sporty, kalian dapat memilih shock 320 dan menambah preload shock. Sebaliknya, jika kalian ingin berkendara di luar kota dengan gaya santai, kalian dapat memilih shock 340 dan mengurangi preload shock.

Rekomendasi Shock 320 dan 340 yang Bagus

Setelah mengetahui tips dan rekomendasi dalam memilih ukuran shock, kalian mungkin masih bingung dalam memilih merek dan model shock yang bagus. Untuk itu, saya akan memberikan beberapa rekomendasi shock 320 dan 340 yang bagus dan berkualitas, yaitu:

Shock 320

  • YSS Z-Series: Shock 320 yang memiliki desain yang elegan dan sporty, dengan warna hitam dan merah. Shock ini memiliki fitur-fitur seperti tabung gas nitrogen, adjustable rebound, dan adjustable preload. Shock ini cocok untuk kalian yang suka berkendara dengan gaya sporty dan mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan.
  • KYB Zeto: Shock 320 yang memiliki desain yang simpel dan minimalis, dengan warna hitam dan silver. Shock ini memiliki fitur-fitur seperti tabung gas nitrogen, adjustable rebound, dan adjustable preload. Shock ini cocok untuk kalian yang suka berkendara dengan gaya santai dan mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan.
  • Ohlins S36P: Shock 320 yang memiliki desain yang mewah dan premium, dengan warna emas dan hitam. Shock ini memiliki fitur-fitur seperti tabung gas nitrogen, adjustable rebound, adjustable preload, dan adjustable length. Shock ini cocok untuk kalian yang suka berkendara dengan gaya sporty dan mengutamakan performa dan kestabilan.

Shock 340

  • YSS Top Up: Shock 340 yang memiliki desain yang elegan dan sporty, dengan warna hitam dan merah. Shock ini memiliki fitur-fitur seperti tabung gas nitrogen, adjustable rebound, adjustable preload, dan adjustable length. Shock ini cocok untuk kalian yang suka berkendara dengan gaya sporty dan mengutamakan performa dan kestabilan.
  • KYB Gazi: Shock 340 yang memiliki desain yang simpel dan minimalis, dengan warna hitam dan silver. Shock ini memiliki fitur-fitur seperti tabung gas nitrogen, adjustable rebound, adjustable preload, dan adjustable length. Shock ini cocok untuk kalian yang suka berkendara dengan gaya santai dan mengutamakan performa dan kestabilan.
  • Ohlins S46DR1: Shock 340 yang memiliki desain yang mewah dan premium, dengan warna emas dan hitam. Shock ini memiliki fitur-fitur seperti tabung gas nitrogen, adjustable rebound, adjustable preload, dan adjustable length. Shock ini cocok untuk kalian yang suka berkendara dengan gaya sporty dan mengutamakan performa dan kestabilan.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa perbedaan ukuran shock 320 dan 340 terletak pada panjang, tinggi motor, ground clearance, sudut kemiringan, dan geometri rangka motor. Masing-masing ukuran shock memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, yang dapat disesuaikan dengan jenis, ukuran, dan karakteristik motor kalian, serta tinggi, berat, kondisi, dan tujuan berkendara kalian. Oleh karena itu, kalian harus memilih ukuran shock yang tepat untuk motor kalian, agar kalian dapat berkendara dengan nyaman, aman, dan optimal.

Share this: