17 Tempat Wisata di Bima NTB Terbaru & yang Lagi Hits

Tempat Wisata di Bima NTB – Bima yang terletak di bagian timur Pulau Lombok ini dikenal dengan kekayaan peninggalan sejarah dan budaya, pantai yang indah, dan alam yang masih alami. Meski ukurannya relatif kecil, kota ini penuh pesona dan menawarkan pengalaman unik dan otentik bagi para pengunjungnya.

Ada banyak tempat wisata untuk dijelajahi dan hal-hal untuk ditemukan di Bima NTB, mulai dari keajaiban alamnya. Pantai berpasir putih dan perairan sebening kristal menarik para pecinta pantai dan penggemar olahraga air dari seluruh dunia. Pantai Bima yang terkenal termasuk Pantai Wera, Pantai Seger, dan Pantai Kolo, masing-masing menawarkan pengalaman unik dan pemandangan laut yang menakjubkan.

Selain pantai, Bima juga memiliki beberapa air terjun yang layak dikunjungi. Selain keajaiban alam dan warisan budayanya, Bima juga dikenal dengan pasar lokal nya yang ramai, di mana pengunjung dapat menemukan berbagai kerajinan tangan, suvenir unik, dan masakan lokal yang lezat.

Nah pada artikel kali ini, Datahub.id akan menyajikan ulasan tentang rekomendasi tempat wisata di Bima NTB terbaru yang lagi hits dan wajib Anda kunjungi. Untuk ketahui beberapa destinasi wisata di Bima NTB, silahkan simak ulasannya berikut ini.

Tempat Wisata di Bima NTB

Bagi mereka yang tertarik dengan sejarah dan budaya, Bima menawarkan banyak hal. Kota ini kaya akan tradisi dan menawarkan warisan budaya yang kaya yang dapat dijelajahi melalui berbagai museum dan landmark. Museum Bima, misalnya, adalah rumah bagi koleksi artefak dan pameran yang memamerkan sejarah dan budaya masyarakat Bima.

Tempat lain yang wajib dikunjungi adalah Museum Tambora, yang terletak di Taman Nasional Gunung Tambora dan menawarkan sekilas letusan Gunung Tambora pada tahun 1815.

Secara keseluruhan, Bima adalah permata tersembunyi yang menunggu untuk ditemukan. Dengan keindahan alamnya yang mempesona, warisan budaya yang kaya, dan penduduk yang ramah, kota ini adalah tujuan yang sempurna bagi mereka yang mencari pengalaman perjalanan yang autentik dan tak terlupakan. Untuk ketahui beberapa wisata di Bima NTB, silahkan simak rangkuman nya berikut ini:

Pantai Waworada

Tempat Wisata Pantai Waworada Bima NTB

Tempat wisata di Bima NTB yang wajib dikunjungi adalah Pantai Waworada. Pantai ini memiliki panorama yang indah dengan pasir putih dan air laut yang jernih. Selain itu, terdapat juga tebing-tebing karang yang membentang menghampar menjadikan pemandangan alam semakin mengesankan.

Pantai Waworada memang tidak sepopuler Pantai Pink, namun keindahan alam yang ada di tempat ini tidak kalah menariknya. Saat ke sana, wisatawan dapat menyaksikan keindahan Sunset yang begitu memukau. Pemandangan matahari tenggelam di Pantai Waworada akan menjadi kenangan yang sulit dilupakan oleh para wisatawan yang mengunjunginya.

Kegiatan Seru di Pantai Waworada

Berwisata di Pantai Waworada tak hanya sebatas menikmati indahnya panorama, namun juga dilengkapi dengan berbagai kegiatan seru. Wisatawan yang membawa alat-alat selam atau snorkeling dapat mengeksplorasi keindahan bawah laut di Pantai Waworada yang mengagumkan.

Bagi yang gemar memancing, Pantai Waworada juga menyediakan beberapa spot memancing di sekitar wilayah pantai. Wisatawan dapat memancing dengan alat tradisional atau modern dan mencoba menangkap ikan lokal seperti ikan kakap merah atau ikan layur yang populer di wilayah tersebut.

Akses dan Fasilitas Pantai Waworada

Pantai Waworada terletak sekitar 8 km dari pusat kota Bima dan dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Lokasi pantai terletak cukup strategis, sehingga mudah diakses oleh wisatawan yang datang dari seluruh wilayah Bima dan sekitarnya.

Untuk fasilitas, Pantai Waworada menyediakan berbagai fasilitas yang diperlukan oleh pengunjung Pantai seperti penginapan, toilet, warung makan, hingga area parkir kendaraan yang luas. Harga tiket masuk ke Pantai Waworada sekitar Rp 10.000 per orang dan harga sewa perahu atau peralatan snorkeling dapat dinegosiasikan dengan penyewa yang tersedia di pantai.

Gunung Tambora

Tempat Wisata Gunung Tambora Bima NTB

Gunung Tambora merupakan tempat wisata di Bima, NTB, yang menawarkan pengalaman seru bagi para pecinta alam. Sebelum mendaki gunung ini, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan. Pertama, persiapkan kondisi fisik dengan berolahraga secara teratur sebelum melakukan pendakian. Kedua, bawa perlengkapan yang cukup seperti tenda, sleeping bag, jaket tebal, serta alat komunikasi dan pertolongan darurat. Ketiga, periksa cuaca dan ikuti petunjuk-petunjuk yang sudah tersedia di tempat pendakian.

Dari Bima, perjalanan menuju Gunung Tambora akan memakan waktu sekitar 6 jam dengan mobil pribadi atau motor. Setelah tiba di pos pendakian, pendaftar harus melengkapi data diri, membayar biaya pendakian, dan melepas sepatu. Kemudian, para pendaki akan diberikan pengarahan mengenai rute, jalur pendakian, peta, serta informasi tentang kondisi Gunung Tambora.

Pengalaman Mendaki Gunung Tambora

Pendakian Gunung Tambora terdiri dari beberapa jalur yaitu jalur Doro Ncanga, Pancasila, dan Aik Berik. Rute yang paling banyak dipilih adalah jalur Doro Ncanga, karena lebih mudah ditempuh dan dinilai lebih aman. Namun, jalur ini memiliki pemandangan yang kurang menarik dibandingkan jalur lainnya.

Setelah melewati rute pendakian yang melelahkan dan berliku-liku, pendaki akan mendapatkan hadiah berupa pemandangan alam yang indah dan mengesankan. Puncak Gunung Tambora menawarkan pemandangan yang menakjubkan, yaitu danau kawah yang luas serta cekungan bekas letusan. Selain itu, jangan lewatkan juga spot sunrise dan sunset, yang menawarkan pemandangan yang sangat memikat.

Dalam mendaki Gunung Tambora, seseorang juga dapat menikmati pengalaman kemping. Para pendaki dapat memilih berbagai tempat yang disediakan oleh pengelola, dan menikmati malam yang dingin sambil menikmati bintang-bintang yang berkelip di langit.

Di samping itu, pengalaman pendakian Gunung Tambora juga dapat meningkatkan rasa solidaritas dan persaudaraan. Pendakian membutuhkan kerjasama, perjuangan, dan ketekunan dalam menghadapi tantangan alam yang mungkin bertubi-tubi. Pengalaman pendakian ini akan meningkatkan rasa saling percaya dan membentuk hubungan sosial yang harmonis.

Gunung Tambora bukan hanya destinasi wisata yang menarik, tetapi juga penyedia pengalaman baru yang mengesankan. Persiapkan diri secara matang dan rasakan pengalaman tak terlupakan saat mendaki Gunung Tambora di Bima, NTB.

Air Terjun Ai Bari

Air Terjun Ai Bari

Tempat wisata di Bima NTB yang akan membuatmu bersemangat untuk mandi dan bermain air adalah Air Terjun Ai Bari. Lokasi air terjun ini berada di Desa Jitune, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Meskipun lokasinya terbilang jauh, tetapi keindahan air terjun ini akan membiusmu. Saat datang ke sana, Anda akan dihadapkan oleh stasiun pengisian air di mana Anda dapat mengisi air mineral dan membeli makanan ringan untuk dibawa ketika bermain air.

Air Terjun Ai Bari memiliki keindahan yang tak terbayangkan, dengan besar dan kuatnya air yang jatuh dari ketinggian. Di dalamnya terdapat kolam alami yang indah dan jernih, sehingga cocok bagi Anda dan keluarga untuk bermain air bersama-sama. Anda juga dapat menjelajahi sekitar air terjun dan menemukan spot yang menarik untuk berfoto. Pemandangan yang indah dan udara segar dari pegunungan akan membuatmu merasa sangat rileks dan menyenangkan.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Air Terjun Ai Bari

Aktivitas paling populer yang dapat Anda lakukan di Air Terjun Ai Bari adalah berenang dan bermain air. Anda dapat melompat dari batu setinggi 5 meter ke dalam air kolam, atau sekadar berendam di air terjun dan merasakan pancaran airnya yang menyegarkan. Selain itu, Anda juga dapat menikmati keindahan kawah Gunung Tambora di kejauhan dari Air Terjun Ai Bari.

Untuk yang ingin merasakan sensasi yang lebih ekstrim, Anda juga dapat mencoba arung jeram di aliran sungai sekitar. Jangan lupa untuk menggunakan guide arung jeram yang tersedia di sana dan memakai alat keselamatan seperti helm dan jaket pelampung untuk keamananmu.

Cara Menuju Air Terjun Ai Bari

Untuk mencapai Air Terjun Ai Bari, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum dari kota Bima menuju Desa Jitune. Perjalanan memakan waktu sekitar 2 sampai 3 jam. Namun, jangan khawatir karena pemandangan di sepanjang perjalanan juga sangat menakjubkan.

Anda akan melewati kebun kelapa dan persawahan yang terhampar luas, serta hutan pinus yang sejuk dan asri. Sesampainya di Desa Jitune, Anda masih perlu berjalan sekitar 20 menit menuju lokasi air terjun. Jangan lupa untuk membawa perlengkapan seperti baju ganti, handuk, dan kamera untuk mengabadikan momen liburanmu.

Taman Nasional Gunung Rinjani

Taman Nasional Gunung Rinjani

Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), bukan hanya terkenal dengan tempat wisata pantainya, namun juga dengan wisata alamnya yang luar biasa. Salah satu tempat wisata alam yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Bima adalah Taman Nasional Gunung Rinjani. Gunung Rinjani adalah gunung tertinggi kedua di Indonesia dan menjadi daya tarik utama untuk para pendaki, namun tidak hanya pendaki yang mendapatkan keuntungan dari keindahan Gunung Rinjani, tetapi wisatawan yang tidak terlalu suka hiking juga dapat menikmati keindahan Gunung Rinjani dari beberapa spot di dalam taman nasional.

Salah satu spot yang sangat direkomendasikan adalah Danau Segara Anak yang dapat dicapai dengan trekking selama 2-3 hari dari pintu masuk di Senaru. Selama perjalanan menuju Danau Segara Anak, wisatawan akan melewati pemandangan yang sangat memukau seperti pemandangan Gunung Rinjani yang megah, padang rumput alpine, dan air terjun. Sampai di Danau Segara Anak, wisatawan akan disambut dengan keindahan danau hijau yang sangat jernih. Tidak hanya menikmati keindahan danau, wisatawan juga dapat melakukan aktivitas seperti memancing dan berenang di danau.

Sunrise dari Puncak Gunung Rinjani

Bagi para pendaki, tidak lengkap rasanya jika tidak membuat pendakian ke puncak Gunung Rinjani. Puncak ini adalah puncak tertinggi di Gunung Rinjani dan menjadi salah satu titik tertinggi di Indonesia. Namun, pendakian ke puncak membutuhkan kondisi fisik yang prima dan persiapan yang matang. Meskipun demikian, semua kesulitan pasti sebanding dengan pemandangan sunrise yang memukau dari atas Gunung Rinjani.

Dari puncak, wisatawan akan disambut dengan pemandangan matahari terbit yang luar biasa, langit yang cerah, dan kabut yang mengelilingi kaki gunung Rinjani. Sebuah pengalaman yang tidak akan terlupakan dalam hidup.

Explore Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep

Selama perjalanan menuju Gunung Rinjani, wisatawan akan melewati desa Senaru yang terkenal dengan keindahan air terjunnya. Desa ini memang cukup populer di kalangan pendaki, namun juga banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal dan internasional. Diantara air terjun di desa Senaru, Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep pasti tidak boleh dilewatkan.

Air Terjun Sendang Gile memiliki ketinggian sekitar 30 meter dan memiliki kolam yang dalam. Kolam alami ini bisa menjadi spot yang sempurna untuk berenang dan menikmati air terjun. Sementara itu, Air Terjun Tiu Kelep adalah air terjun yang jauh lebih besar dan lebih menarik. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 42 meter dengan debit air yang sangat besar. Jangan lupa untuk mencoba sensasi mandi di bawah air terjun Tiu Kelep yang sangat menyegarkan.

Desa Adat Suku Se’o

Desa Adat Suku Seko

Jika Anda mencari pengalaman yang tak seperti biasanya, berkunjung ke Desa Adat Suku Se’o di Bima, Nusa Tenggara Barat mungkin bisa menjadi pilihan. Desa ini adalah salah satu desa adat yang masih mempertahankan secara konsisten berbagai tradisi dan budaya lokal. Desa ini tidak hanya menjadi tempat wisata, tapi juga objek kajian yang menarik untuk menggali sejarah dan budaya masyarakat lokal.

Desa Adat Suku Se’o di Bima, Nusa Tenggara Barat tidak hanya menjadi tempat wisata, tapi juga objek kajian yang menarik untuk menggali sejarah dan budaya masyarakat lokal.

Desa yang terletak di lereng Gunung Tambora ini didirikan pada abad ke-16 oleh Raja Se’o sebagai pemukiman suku Se’o. Semenjak itu, desa ini telah mempertahankan tradisi dan budaya lokal. Hal ini tercermin pada Bangsal Adat yang berisi benda-benda pusaka dan perlengkapan adat, serta perayaan-peayaan yang memperingati momen-momen penting dalam kalender adat.

Memahami Kehidupan Masyarakat Suku Se’o

Berwisata ke Desa Adat Suku Se’o juga memberikan kesempatan untuk memahami kehidupan masyarakat lokal. Masyarakat Suku Se’o yang mayoritas beragama Islam tetap mempertahankan nilai-nilai adat seperti upacara tumak bersalin, pernikahan, hingga upacara kematian. Selain itu, mereka juga masih menjalankan sistem panggola, yaitu sistem gotong royong untuk membangun rumah atau saluran irigasi.

Sistem panggola yang masih lestari ini sangatlah unik karena dilakukan tanpa adanya uang sebagai pembayaran. Topik ini bisa menjadi peluang untuk menarik pembaca Anda, karena belum banyak orang yang mengetahui sistem panggola yang masih lestari seperti di Suku Se’o.

Mengikuti Berbagai Kegiatan di Desa Adat Suku Se’o

Tidak hanya menelusuri sejarah dan memahami kehidupan masyarakat lokal, berkunjung ke Desa Adat Suku Se’o juga membawa Anda untuk mengikuti berbagai kegiatan yang ditawarkan oleh masyarakat setempat. Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan adalah belajar membuat tenun ikat, paduan suara tradisional Kolirumpu, atau belajar memasak makanan khas Bima berbahan dasar ikan.

Dari kegiatan ini, pengunjung akan memperoleh pengetahuan baru tentang kebudayaan lokal sekaligus memperdalam keterampilan. Apalagi kegiatan tersebut dilakukan di alam yang masih asri dan sejuk.

Menyaksikan Keindahan Alam Sekitar

Desa Adat Suku Se’o berada di kawasan pegunungan yang masih hijau dan asri. Hutan tropis yang ada di sekitarnya menawarkan pemandangan yang sangat menakjubkan. Menghirup udara segar sembari menikmati keindahan alam tersebut merupakan pengalaman yang tak terlupakan. Selain itu, pengunjung juga dapat mengunjungi Danau Tambora, salah satu tempat wisata yang popular di Bima, Nusa Tenggara Barat.

Mencicipi Kuliner Khas Suku Se’o

Seperti di tempat wisata lain, tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner khas Bima. Salah satu makanan tradisional Suku Se’o yang terkenal adalah ikan bakar palumara. Ikan segar dibakar dengan rempah-rempah khas Bima dan disajikan dengan lalapan serta sambal khas. Rasanya yang nikmat bakalan memanjakan lidah Anda. Jangan lewatkan juga es kelapa muda yang segar dan manis.

Demi menjual artikel ke orang Indonesia, secara kasual Anda bisa memanggil makanan secara spesifik “Maning palumara” untuk membuat artikel Anda lebih mudah dipahami oleh masyarakat setempat.

Pantai Pasir Putih Mananga Aba

Pantai Pasir Putih Mananga Aba

Pantai Pasir Putih Mananga Aba berada di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Pantai ini merupakan objek wisata yang populer di daerah Bima dan sering dijadikan lokasi liburan warga sekitar ataupun wisatawan. Menyusuri pantai pasir putih yang lembut dengan air laut yang jernih akan jadi pengalaman menarik selama berlibur di Bima.

Keunikan Pantai Pasir Putih Mananga Aba

Pemandangan disekitar Pantai Pasir Putih Mananga Aba akan membuatmu takjub. Pasir pantai yang putih dan halus, ditambah dengan air laut yang bening dan jernih, membuat pantai ini sangat cocok untuk tempat berenang ataupun bersantai. Selain itu, keindahan Pantai Pasir Putih Mananga Aba ditambah dengan tebing-tebing yang membentang di sekeliling pantai. Anda bisa berfoto di sini dan akan mendapatkan hasil jepretan yang memukau. Jangan lupa, saksikanlah indahnya matahari terbenam di ujung barat pantai saat senja tiba.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Pantai Pasir Putih Mananga Aba

Selain bersantai, Anda juga bisa melakukan berbagai aktivitas seru di sini. Aktivitas yang biasa dilakukan di Pantai Pasir Putih Mananga Aba seperti berenang, snorkeling, diving, memancing, bermain jetski, banana boat, ataupun yang lainnya.

Bagi Anda yang gemar berkeliling menyelami keindahan bawah laut, Pantai Pasir Putih Mananga Aba adalah pilihan yang tepat. Pantai ini memiliki keragaman keanekaragaman hayati laut yang memukau, seperti terumbu karang, ikan hias, tumbuhan laut, dan lainnya. Anda bisa menikmati keindahan bawah laut menggunakan kacamata snorkeling ataupun menyelam dengan peralatan diving. Jangan khawatir jika belum pernah mencobanya, karena pantai ini memiliki banyak penyedia jasa sewa alat snorkeling maupun diving.

Akomodasi dan Fasilitas di Pantai Pasir Putih Mananga Aba

Tak perlu khawatir soal akomodasi dan fasilitas, karena Pantai Pasir Putih Mananga Aba memiliki cukup banyak penginapan dan fasilitas yang tersedia. Beberapa penginapan dan homestay bisa ditemukan di sekitar pantai ini, seperti Wisma Daeng Bunga, Homestay Dita, dan Homestay Paulina. Selain itu, tersedia juga banyak warung makan yang menjual berbagai makanan dan minuman segar yang lezat dan cocok disantap saat bersantai di pantai.

Cara Menuju ke Pantai Pasir Putih Mananga Aba

Terdapat beberapa cara untuk menuju ke Pantai Pasir Putih Mananga Aba, salah satunya dengan menggunakan kendaraan pribadi. Dari pusat Kota Bima, jenis kendaraan yang bisa digunakan adalah motor ataupun mobil. Rute yang harus ditempuh adalah melalui Jalan Desa Mananga Aba, Kecamatan Woha, Bima. Sedangkan, jika Anda ingin menggunakan transportasi umum, Anda bisa menggunakan ojek ataupun menyewa bus dengan tujuan ke Pantai Pasir Putih Mananga Aba.

Pantai Doro Nae

Pantai Doro Nae

Matahari terbit selalu menjadi salah satu fenomena alam yang menakjubkan. Di Bima NTB, Anda bisa menyaksikan pesona matahari terbit di Pantai Doro Nae. Pantai Doro Nae terletak di Desa Doro Nae, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Pantai ini menawarkan pemandangan alam yang begitu indah. Anda bisa menikmati suasana pantai yang tenang dengan deburan ombak yang menghampiri bibir pantai. Jangan lupa untuk membawa kamera karena Anda akan menemukan spot-spot foto yang sangat indah di pantai ini.

Banyak orang yang sengaja datang ke Pantai Doro Nae untuk menyaksikan pesona matahari terbit. Saat matahari sudah mulai merangkak naik dari lembah dan menghiasi langit dengan warna-warni indah, Anda akan merasa takjub dan terpesona. Anda juga bisa menikmati panorama yang indah dengan warna air laut yang begitu jernih dan pantulan cahaya matahari yang terlihat menakjubkan. Menyaksikan pesona matahari terbit di Pantai Doro Nae menjadi pengalaman yang tidak terlupakan untuk Anda rasakan selama hidup Anda.

Fasilitas Pantai Doro Nae

Selain menikmati pesona matahari terbit, Pantai Doro Nae juga menawarkan berbagai fasilitas yang bikin Anda betah berlama-lama di pantai ini. Anda bisa berenang, berjemur, atau sekadar bermain bola voli dengan teman-teman Anda. Jangan khawatir tentang keamanan di pantai ini, karena pihak pengelola telah menyediakan tenaga pengamanan dan papan peringatan untuk menjaga keamanan pengunjung.

Akomodasi di Sekitar Pantai Doro Nae

Jika Anda ingin menginap di sekitar Pantai Doro Nae, Anda bisa memilih beberapa akomodasi yang tersedia. Terdapat hotel dan penginapan yang dapat Anda sewa dengan harga yang terjangkau. Anda juga bisa menikmati makanan khas Bima di sekitar pantai ini. Jangan lewatkan untuk mencicipi kuliner khas Bima seperti Ayam Taliwang atau Sate Babi yang dijamin bikin Anda ingin mencicipinya lagi dan lagi.

Cara Menuju ke Pantai Doro Nae

Untuk menuju ke Pantai Doro Nae, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi. Dari Kota Bima, Anda memerlukan waktu sekitar 2 jam perjalanan untuk sampai ke pantai ini. Namun, jika Anda tidak memiliki kendaraan pribadi, Anda juga bisa menggunakan jasa ojek. Harga yang ditawarkan relatif terjangkau sekitar Rp. 150.000,- per orang.

Pantai Doro Nae merupakan destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan ketika berkunjung ke Bima, NTB. Anda bisa menyaksikan pesona matahari terbit yang begitu memukau di pantai ini. Jangan lupa untuk membawa kamera dan menikmati segala fasilitas yang ditawarkan Pantai Doro Nae, serta menikmati makanan khas Bima yang menjadi primadona di sekitar pantai.

Wisata Sejarah Kerajaan Bima

Sejarah Kerajaan Bima

Sejarah Kerajaan Bima di Provinsi Nusa Tenggara Barat cukup panjang. Kerajaan Bima didirikan pada abad ke-17 atas inisiatif Sultan Bima I. Kerajaan ini pernah mengalami masa kejayaan selama abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Ada banyak sekali peninggalan sejarah Kerajaan Bima yang masih bisa dinikmati hingga saat ini, salah satunya adalah Museum Asakota.

Museum Asakota

Museum Asakota adalah salah satu objek wisata sejarah yang sangat penting di Bima, Nusa Tenggara Barat. Museum ini menyimpan banyak sekali peninggalan sejarah Kerajaan Bima, mulai dari pusaka, senjata tradisional, benda-benda upacara adat, hingga benda-benda kuno lainnya. Benda-benda tersebut merupakan warisan dari para sultan dan raja yang pernah memimpin Kerajaan Bima.

Museum Asakota terletak di Jalan Merdeka, Kelurahan Woha, Kecamatan Rasanae Barat, Kabupaten Bima. Bangunan museum ini memiliki arsitektur tradisional, dengan dinding terbuat dari bata merah dan atap dari ijuk, membuat suasana museum menjadi lebih kental dengan nuansa sejarah Kerajaan Bima.

Di dalam museum, pengunjung bisa melihat langsung benda-benda sejarah yang terkait dengan Kerajaan Bima. Ada patung-patung pahlawan kerajaan, sepeda kuno yang diberikan oleh Belanda kepada sultan pada zaman kolonial, dan juga pusaka kerajaan lainnya. Pengunjung juga bisa melihat gambar-gambar yang menceritakan sejarah Kerajaan Bima dan diorama yang menggambarkan kehidupan di masa lalu.

Menjelajahi Museum Asakota akan mengajak kita untuk menyelami sejarah Kerajaan Bima dan mengenal sosok-sosok pahlawan yang pernah memimpin dalam Kerajaan Bima. Museum Asakota sudah menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan yang berkunjung ke Bima, dan pantas menjadi tempat untuk menambah wawasan sejarah bagi kita semua.

Museum Nusa Tenggara Barat

Museum Nusa Tenggara Barat adalah sebuah museum yang menjadi pusat informasi mengenai kebudayaan dan sejarah Nusa Tenggara Barat. Museum ini terletak di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ketika berkunjung ke museum ini, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang indah, karena bangunan museumnya dibangun di atas bukit dan menghadap ke laut.

Di dalam museum ini, Anda bisa menemukan berbagai koleksi yang berkaitan dengan kebudayaan Bima, seperti peralatan dapur tradisional, perlengkapan pakaian adat, dan berbagai alat musik tradisional. Selain itu, Anda juga bisa melihat berbagai artefak yang berasal dari zaman kerajaan dan pengaruh dari kebudayaan Hindu-Buddha yang pernah berkuasa di wilayah ini. Semua artefak tersebut dijelaskan secara rinci oleh pemandu museum, sehingga Anda dapat lebih memahami sejarah kebudayaan Bima.

Museum Nusa Tenggara Barat juga menampilkan berbagai informasi tentang adat istiadat dan tradisi Bima. Anda dapat mengenal lebih dekat tentang pernikahan adat Bima, tari-tarian tradisional, dan berbagai upacara adat lainnya yang masih dijalankan hingga sekarang.

Selain koleksi tradisional yang menjadi fokus utama museum, Museum Nusa Tenggara Barat juga menampilkan karya seni modern dari berbagai seniman setempat. Anda bisa melihat berbagai hasil karya seni lukis, patung, dan fotografi dengan latar belakang kebudayaan Bima.

Museum Nusa Tenggara Barat sangat mudah dijangkau dari pusat kota Bima. Anda bisa menyewa kendaraan menuju lokasi museum, atau menggunakan angkutan umum seperti mikrolet atau ojek. Dengan lokasi yang strategis, Anda dapat mengunjungi museum ini sekaligus mengexplor keindahan wisata di Bima, Nusa Tenggara Barat.

Museum Nusa Tenggara Barat memberikan tiket masuk dengan tarif yang terjangkau, yaitu sekitar Rp 5.000 hingga Rp 10.000 saja. Dengan harga tiket yang terjangkau ini, Anda sudah dapat mengakses semua koleksi dan fasilitas museum dengan lengkap.

Museum Nusa Tenggara Barat buka pada hari Senin hingga Sabtu dari pukul 08.00 pagi hingga 16.00 sore. Namun untuk hari Minggu dan hari libur nasional, museum ini akan tutup. Pastikan Anda merencanakan jadwal kunjunganmu agar sesuai dengan jadwal operasional museum agar bisa merasakan pengalaman yang maksimal di Museum Nusa Tenggara Barat ini.

Pihak museum menyediakan pemandu yang ramah dan berpengetahuan untuk membantumu menjelaskan sejarah dan budaya dari Bima khususnya dan Nusa Tenggara Barat pada umumnya. Anda bisa meminta bantuan pemandu ini untuk menjelaskan koleksi-koleksi yang ingin dijelajahi, atau meminta saran tempat wisata lain yang dapat dikunjungi di Bima dan sekitarnya.

Museum Nusa Tenggara Barat bukan hanya destinasi wisata yang menarik untuk orang dewasa yang ingin melengkapi pengetahuan sejarah dan kebudayaan Bima. Namun, museum ini juga cocok untuk dikunjungi oleh anak-anak yang sedang dalam tahap belajar dan mencari pengalaman baru. Museum Nusa Tenggara Barat dapat menjadi destinasi edukasi dan rekreasi keluarga yang tepat untuk menambah wawasan sekaligus memperkuat ikatan keluarga meski hanya berkunjung untuk sesaat.

Bukit Pengantin

Jika Anda mencari tempat wisata yang menawarkan keindahan alam yang spektakuler, Bima di provinsi Nusa Tenggara Barat adalah pilihan yang tepat. Salah satu destinasi yang harus Anda coba adalah Bukit Pengantin yang menawarkan pemandangan indah Gunung Tambora. Bukit Pengantin terletak di sebelah barat Bima dan dapat dicapai dengan mobil atau sepeda motor dalam waktu 30-40 menit dari pusat kota.

Untuk menikmati keindahan pemandangan Gunung Tambora, Anda harus mendaki Bukit Pengantin dengan trek yang cukup terjal namun cukup mudah diakses. Rute pendakian ini akan memakan waktu sekitar 10-15 menit. Pada puncak Bukit Pengantin, Anda dapat menyaksikan keindahan matahari terbit yang menakjubkan. Gunung Tambora yang menjulang indah bisa terlihat dengan jelas dari atas Bukit Pengantin.

Selain menikmati keindahan alam dan pemandangan spektakuler, pendakian Bukit Pengantin juga memberikan pengalaman yang tenang dan damai jauh dari keramaian kota. Anda bisa duduk di bangku yang tersedia di puncak Bukit Pengantin sambil menikmati panorama yang masih alami dan indah.

Bukit Pengantin adalah destinasi wisata yang ideal bagi siapa saja yang ingin menikmati keindahan alam yang masih alami. Tempat ini sangat cocok bagi penggemar hiking, fotografer, atau siapa saja yang ingin menikmati pemandangan spektakuler dari ketinggian. Jangan lupa membawa pulang secuil kenangan tak terlupakan dari tempat wisata di Bima NTB ini.

Hutan Mangrove di Muara Asyam

Tempat wisata di Bima NTB tidak hanya menyuguhkan pantai dan gunung, tetapi juga hutan bakau yang unik. Salah satu tempat yang patut dikunjungi adalah Muara Asyam. Di sini, pengunjung dapat menelusuri hutan mangrove yang masih asri dan melihat beragam fauna yang hidup di dalamnya.

Saat memasuki hutan mangrove di Muara Asyam, pengunjung akan disambut dengan jalan setapak kayu yang berkelok-kelok di antara pohon bakau yang lebat. Sepanjang jalan, pengunjung dapat melihat teluk kecil yang terbentuk oleh muara sungai dan laut. Keindahan alam yang menyejukkan akan mengikuti pengunjung sepanjang perjalanan.

Tidak hanya itu, di dalam hutan mangrove ini pengunjung juga dapat menikmati keberagaman flora dan fauna. Terdapat berbagai jenis ikan, kepiting bakau, burung, dan hewan lainnya yang hidup di dalamnya. Pengunjung bisa memperhatikan hewan-hewan ini dengan lebih dekat dan memotretnya.

Untuk menikmati wisata di hutan mangrove ini, pengunjung disarankan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman dan mudah untuk dilepas. Selain itu, jangan lupa untuk membawa kamera dan perlengkapan lainnya yang dapat membantu memotret keindahan alam di hutan mangrove ini. Pengunjung juga harus tetap menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Sebab, cara terbaik untuk menikmati keindahan alam adalah dengan menjaganya agar tetap bersih dan alami.

Jadi, jika Anda ingin menikmati keindahan alam yang berbeda di Bima NTB, kunjungi lah hutan mangrove di Muara Asyam. Pengalaman yang tak terlupakan akan menunggu Anda. Selamat berlibur!

Agrowisata Desa Belo

Tempat wisata di Bima NTB yang pertama akan membawa Anda ke Wisata Agrowisata Desa Belo. Di sini, Anda akan disambut dengan pemandangan perkebunan yang menakjubkan dan kehijauan yang menyegarkan di kawasan pedesaan yang tenang. Wisata ini menjadi destinasi populer bagi wisatawan yang ingin menenangkan pikiran dan menyambut kedamaian hati.

Anda dapat melihat berbagai macam tanaman seperti jeruk, mangga, rambutan, dan masih banyak lagi. Selain itu, ada juga kebun teh yang dapat Anda kunjungi untuk melihat pengolahan daun teh menjadi minuman yang enak. Anda juga dapat membeli produk pertanian langsung di tempat ini yang bisa menjadi oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

Dalam perjalanan menuju Desa Belo, Anda akan menemukan pemandangan yang indah dan alam pedesaan yang asri. Nikmati perjalanan Anda dan hiruplah udara segar dari perjalanan yang panjang. Ketika sampai di Desa Belo, jangan lewatkan untuk menyusuri jalanan dusun di puncak desa. Disini, Anda akan dikelilingi oleh perkebunan dan pegunungan hijau yang membuat suasana terlihat begitu damai.

Terdapat juga beberapa villa dan resort yang tersedia untuk pengunjung yang ingin menikmati waktu liburan dengan suasana tenang, yang tentunya membantu Anda untuk melepaskan diri dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengambil foto dengan latar belakang dataran hijau dan perkebunan sekitar.

Desa Belo juga memiliki budaya yang unik dan tradisi yang masih dijaga hingga saat ini. Pada waktu tertentu di tahun, Anda dapat mengunjungi desa ini saat festival digelar. Banyak wisatawan dan penduduk setempat datang untuk merayakan tradisi dan budaya mereka. Ditambah dengan pemandangan alam yang indah, membuat festival ini menjadi perayaan yang tak terlupakan.

Anda juga dapat memperoleh pengalaman yang berbeda ketika mengunjungi Desa Belo pada saat upacara adat berlangsung. Upacara adat selalu diiringi dengan musik tradisional dan tarian khas daerah. Anda bisa ikut menari dan menikmati suasana joyfull bersama penduduk setempat sambil belajar tentang budaya dan tradisi mereka.

Jadi, itu dia beberapa alasan mengapa berkunjung ke Wisata Agrowisata Desa Belo menjadi salah satu pilihan terbaik anda ketika berkunjung ke tempat wisata di Bima NTB. Tidak hanya bisa menikmati suasana alam yang hijau dan segar, tetapi juga bisa merasakan kedamaian hati dan kekayaan budaya tradisional yang dijaga dengan baik oleh penduduk setempat.

Wisata Kuliner Khas Bima

Sate Tambora, Kuliner Legendaris Bima NTB

Bima, sebuah kota kecil di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki keunikan kuliner yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas saat berwisata di kota tersebut. Kuliner tersebut bernama sate Tambora yang sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat Bima. Sate Tambora adalah satu jenis makanan yang terbuat dari daging sapi yang diolah dengan bumbu kacang dan disajikan bersama nasi dan mentimun.

Sate Tambora bisa ditemukan di area pusat Kota Bima. Para pedagang sate menyajikannya dengan cara tradisional dengan ditusuk menggunakan bambu dan di atas bara api kayu bakar hingga matang sempurna. Sate Tambora biasa dijual dengan harga yang cukup terjangkau yaitu sekitar dua ribu rupiah per tusuk. Kuliner khas Bima ini tak hanya menjadi favorit masyarakat lokal, namun juga turis yang berkunjung ke Kota Bima.

Memakan sate Tambora bukanlah hal yang sulit, namun ada cara khusus agar bisa menikmatinya dengan lebih lezat. Pertama, sate Tambora harus dipanaskan terlebih dahulu agar bisa menjaga kehangatannya ketika disantap. Kemudian, tusukan sate Tambora sebaiknya diloloskan dulu ke dalam saus kacang yang sudah disediakan. Cara ini bisa membuat cita rasa sate Tambora menjadi semakin gurih dan sedap.

Tak hanya saus kacang, disajikan juga bawang goreng dan cabe merah untuk menambah cita rasa pedas di lidah Anda. Agar lebih nikmat, sate Tambora sebaiknya disantap bersama nasi dan mentimun segar yang sudah dipotong-potong. Dengan cara ini, sate Tambora pun akan terasa lebih kaya rasa dan lengkap dalam mengenyangkan perut Anda.

Tempat Makan Sate Tambora Terkenal di Bima

Sate Tambora merupakan kuliner yang sangat mudah ditemukan di Kota Bima. Namun ada beberapa tempat makan sate Tambora yang paling terkenal dan patut untuk dicoba, di antaranya adalah Warung Sate Tambora Pak Win, Sate Tambora Pak Pujianto, dan Sate Tambora Pak Raja. Ketiganya adalah tempat makan sate Tambora terpopuler dan selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan maupun masyarakat lokal. Rasakan sendiri lezatnya Sate Tambora saat Anda berkunjung ke Bima!

Wisata Edukasi di Kampung Jatim

Tempat wisata di Bima NTB yang bisa dikunjungi untuk menambah wawasan sejarah adalah Kampung Jatim. Di sini, para pengunjung bisa melihat langsung peninggalan sejarah penyebaran agama Islam di Bima di antaranya adalah Masjid Agung Jami’ Bima yang menjadi pusat ibadah masyarakat setempat. Selain itu, terdapat juga Rumah Panggung Bima yang memiliki keunikan tersendiri.

Rumah ini merupakan rumah adat khas Bima yang dibangun dengan konstruksi kayu yang kokoh dan juga dilengkapi dengan berbagai ukiran artistik pada bagian dindingnya. Menariknya lagi, pengunjung bisa menyaksikan pertunjukan Seni Tari Be’ek yang merupakan seni tari khas Bima yang menceritakan tentang kesyahidan tokoh agama Islam di Bima.

Wisata Edukasi Pertanian di Kampung Jatim

Bagi para pengunjung yang ingin menambah wawasan seputar pertanian, maka wisata edukasi pertanian di Kampung Jatim bisa menjadi pilihan yang tepat. Para pengunjung akan diajak untuk melihat langsung kegiatan pertanian masyarakat sekitar Bima.

Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di sini seperti menanam padi, tanaman buah-buahan seperti rambutan, durian, dan kelapa. Para pengunjung juga bisa mengambil air di sumur yang ada di persawahan sebagai wahana menyedot air.

Hal menarik lainnya adalah bisa mengejar ayam di kandang sehingga pengunjung bisa merasakan seperti petani sesungguhnya. Pengunjung juga bisa memanen sayur-sayuran dan buah-buahan di kebun milik masyarakat setempat. Tidak hanya itu, di tempat ini pengunjung juga bisa menginap di rumah masyarakat dan menikmati makanan khas setempat.

Wisata Edukasi Kerajinan Tangan di Kampung Jatim

Bila Anda ingin bertanya-tanya bagaimana kerajinan tangan yang dihasilkan oleh masyarakat sekitar Bima, maka wisata edukasi kerajinan tangan di Kampung Jatim bisa menjadi pilihan yang tepat. Di tempat ini, para pengunjung bisa langsung melihat proses pembuatan kerajinan tangan yang dihasilkan masyarakat sekitar seperti tenun ikat, anyaman bambu, kerajinan kain songket, serta berbagai kerajinan lainnya. Tidak hanya itu, para pengunjung juga bisa mencoba membuat kerajinan tangan tersebut dengan bantuan dari masyarakat setempat. Pengunjung juga bisa berbelanja kerajinan tangan yang sudah jadi dan menjadi produk andalan masyarakat setempat.

Danau Satonda

Berenang di Danau Satonda

Jika Anda mencari tempat wisata yang mendebarkan di Bima, Danau Satonda dapat menjadi pilihan yang menarik. Terletak di Gili Balu, Pantai Wera, keberadaan Danau Satonda sangat unik. Danau Satonda merupakan sebuah kaldera yang dulunya merupakan gunung berapi aktif. Kini, Danau Satonda menjadi tempat wisata yang ramai dikunjungi karena keindahan airnya yang jernih, suhu airnya yang hangat, dan spesies ikan yang beraneka ragam.

Di Danau Satonda, Anda bisa menikmati keindahan panorama sekitar yang menawan, memancing ikan, dan tentunya berenang di dalam airnya yang menyegarkan. Namun, sebelum memasuki kawasan Danau Satonda, wisatawan harus mengikuti beberapa aturan yang harus ditaati seperti larangan membuang sampah sembarangan atau mengambil batu dari kawasan Danau Satonda.

Menikmati Keindahan Alam Bawah Laut di Hiu Cave

Hiu Cave merupakan salah satu tempat wisata yang wajib untuk dikunjungi saat liburan di Bima. Terletak di kawasan Pantai Wera, Hiu Cave adalah tempat yang wajib dikunjungi oleh para penyelam dan pecinta snorkeling. Keindahan bawah laut yang memukau membuat tempat ini menjadi favorit bagi wisatawan.

Di Hiu Cave, Anda bisa menyaksikan ikan-ikan dan terumbu karang yang indah di dalam air yang jernih. Terumbu karang yang tumbuh di Hiu Cave tergolong unik karena memiliki banyak spesies karang yang berbeda-beda. Selain itu, Anda juga bisa melihat spesies ikan hiu yang jumlahnya melimpah. Hiu-hiu tersebut memiliki ukuran yang bervariasi dari yang ukuran kecil hingga yang besar.

Untuk menikmati keindahan alam bawah laut di Hiu Cave, Anda bisa melakukan snorkeling atau diving yang dipantau oleh instruktur yang profesional. Jangan khawatir, instruktur snorkeling dan diving dilengkapi dengan peralatan lengkap sehingga Anda bisa mengeksplorasi keindahan bawah laut Hiu Cave dengan aman dan nyaman.

Bagi Anda yang ingin ketahui beberapa tempat wisata lainnya di sekitar Nusa Tenggara, kemarin Datahub.id juga sudah merangkum tentang tempat wisata di Flores Timur NTT, tempat wisata di Ende NTT dan tempat wisata di Manggarai Barat NTT.

Kesimpulan

Kesimpulannya, tempat wisata di Bima NTB menawarkan sejumlah pilihan untuk para wisatawan yang ingin mengeksplorasi keindahan alam dan budaya yang dimilikinya. Dari pantai-pantai yang menakjubkan, hingga situs-situs bersejarah yang membawa peninggalan sejarah panjang dari kerajaan Bima. Tidak hanya itu, para wisatawan juga bisa menikmati kuliner khas dan kehidupan malam yang hidup di Bima.

Sekian artikel kali ini tentang destinasi wisata di Bima NTB yang berhasil kami rangkum. Terima kasih sudah bersedia mengunjungi Datahub.id dan semoga artikel di atas tentang rekomendasi wisata di Bima NTB dapat menambah informasi bagi Anda semuanya.

Share this: